"kamu egois"
"kamu terlalu enak berbicara"
"kamu tidak berpikir panjang"
"kamu rela?"
tidak, sayang.
tidak ada yang pernah rela untuk mengucap kata pisah.
tidak ada yang sudi untuk kembali terputus.
enggan rasanya untuk kembali menyematkan kata gagal.
salahkah waktu?
apa salahkah aku?
kadang memang suka lucu.
usaha sedemikian rupa, jatuh pula akhirnya.
masih teringat bisumu malam itu.
masih teringat kata terakhirmu menanggapiku.
"jangan cari aku lagi," begitu katamu.
jika memang jalannya bersimpang,
apa kita harus memaksa terus beriringan?
"kamu terlalu enak berbicara"
"kamu tidak berpikir panjang"
"kamu rela?"
tidak, sayang.
tidak ada yang pernah rela untuk mengucap kata pisah.
tidak ada yang sudi untuk kembali terputus.
enggan rasanya untuk kembali menyematkan kata gagal.
salahkah waktu?
apa salahkah aku?
kadang memang suka lucu.
usaha sedemikian rupa, jatuh pula akhirnya.
masih teringat bisumu malam itu.
masih teringat kata terakhirmu menanggapiku.
"jangan cari aku lagi," begitu katamu.
jika memang jalannya bersimpang,
apa kita harus memaksa terus beriringan?
No comments
Post a Comment